Pj Bupati Kampar Evaluasi Pejabat Eselon II Termasuk Sekda, Akankah A" />
| DPRD Gelar Rapat Paripurna Bersama Pemko Dumai | | Akibat Banjir Jalan Pemda Ujung BTN Lama Di Tutup Warga karena Takut Merusak Rumah Mereka | | Dinas PUPR Siapkan Bahan Ekspos Untuk Presentase | | Gerakan Sinergi Reforma Agraria Miliki Nilai Positif | | Polres Dumai Raih Penghargaan Optimalisasi Operasi Tertib Ramadan | | Bupati Kasmarni Harap Kepala Sekolah Fokus dan Optimalkan Kinerja Demi Kemajuan Pendidikan
 
Pj Bupati Kampar Evaluasi Pejabat Eselon II Termasuk Sekda, Akankah Ada Pergeseran?
Rabu, 21-12-2022 - 10:30:55 WIB

TERKAIT:
   
 

BANGKINANG - Teka-teki tentang keberanian dan kapan Penjabat Bupati Kampar Dr H Kamsol melakukan evaluasi terhadap jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II di Pemerintah Kabupaten Kampar sudah dijawab Pj Bupati Kampar.


Saat ini, Panitia Seleksi (Pansel) Evaluasi dan Assessment Pejabat Tinggi Pratama Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar yang dipimpin Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA yang merupakan Direktur Pasca Sarjana UIN Suska Riau bersama tokoh lainnya sedang melaksanakan tugas melaksanakan evaluasi terhadap seluruh pejabat eselon II Pemkab Kampar, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar.


 Nah, bagaimana proses evaluasi dilakukan? PelaksanaTugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar Ir H Azwan, MM dalam bincang-bincangnya dengan media, Rabu (21/12/2022) di Bangkinang mengungkapkan, kegiatan evaluasi telah dilaksanakan sejak Tanggal 12 Desember 2022 dan diikuti oleh seluruh pejabat eselon II Pemkab Kampar yang diawali dengan penulisan makalah dan dilanjutkan kemudian dengan pemaparan makalah dan rangkaian evaluasi lainnya.

Selanjutnya Tanggal 26-27 dilakukan kompetensi sosio kultural dan wawancara oleh Pansel.
Selain Prof Ilyas Husti selaku ketua, empat anggota Pansel yaitu Dr H Saidul Amin, MA yang merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Guru Besar Universitas Islam Riau Prof Dr Yusri Munaf, Ikhwan Ridwan, SH, M.Si (Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Riau) dan Drs H Azwan yang saat ini bertugas di Kementerian Dalam Negeri.

Azwan menyebutkan, dalam hal pelaksanaan evaluasi dan assesment pejabat eselon II Pemkab Kampar ini ada hal menarik yang dilakujan oleh Pj Bupati Kampar. Dikatakan, biasanya evaluasi ini tim pansel hanya melaksanakan penulisan makalah, persentasi dan wawancara. Namun pansel yang baru saja diberikan amanah oleh Pj Bupati Kampar juga melaksanakan kompetensi sosial kultural sebagaimana juga dilakukan Bupati Kepulauan Meranti.

Berdasarkan penelusuran media, menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparaturs Negara Reformasi dan Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 38 tahun 2017 kompetensi sosial kultural adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku dan budaya, perilaku, wawasan kebangsaan, etika, nilai-nilai, moral, emosi dan prinsip, yang harus dipenuhi oleh setiap pemegang jabatan untuk memperoleh hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan jabatan.

 Lebih lanjut Azwan mengatakan, walaupun kegiatan evaluasi ini menurut Mendagri boleh hanya dalam bentuk penulisan makalah, persentase dan wawancara dan kompetensi sosio kultural hanya untuk mengisi posisi kosong jabatan eselon II

tetapi Pj Bupati Kampar ingin menggali lebih jauh kemampuan kepala OPD.
"Bupati betul-betul ingin mengetahui. Dia punya data awal. Tentang kemampuan komunikasi mungkin dari seluruh eselon dua. Ada yang sering komunikasi juga kan dengan beliau," ulas pria yang juga menjabat Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar ini.

Terkait dengan evaluasi terhadap Sekda, asisten, Azwan menyebutkan bahwa Pansel juga ingin tak dipisahkan dengan pejabat eselon II lainnya.


Mengenai hasil dari evaluasi ini tergantung dari Pansel, termasuk soal apakah adanya pergeseran pejabat eselon II, Pj Bupati Kampar akan melaksanakan sesuai hasil kerja Pansel. "Pertimbangan beliau untuk penempatan sesuai kompetensi," cakap Azwan.

Masuki Masa Pensiun

 Sementara itu, dalam beberapa bulan ini, sejumlah pejabat eselon II Pemkab Kampar memasuki masa pensiun. Azwan menyebutkan, untuk mengisi kekosongan pejabat defenitif di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kampar berkemungkinan akan dilaksanakan pada tahun 2023.

 
Diantara pejabat eselon II telah memasuki pasa pensiun adalah Kepala BKPSDM Zulfahmi, SH, MH, Staf Ahli Bupati Kampar Drs H Syamsul Bahri MM, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Drs Muhammad Yasir MM.


Kemudian yang bakal memasuki masa pensiun per 1 Januari 2023 nanti adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Ir Hj Nurhasani MM, Kepala Satpol PP H Nurbit SIP MH dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir H Aliman Makmur, PhD.

Menyusul kemudian pada bulan Oktober 2023 Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir Cokroaminoto, Kepala Dinas Perhubungan Drs Muhammad Amin dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Drs Ali Sabri.


"Dalam aturan, enam bulan sebelum pensiun boleh dilakukan assesment," terang Azwan.***




 
Berita Lainnya :
  • Pj Bupati Kampar Evaluasi Pejabat Eselon II Termasuk Sekda, Akankah Ada Pergeseran?
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 DPRD Gelar Rapat Paripurna Bersama Pemko Dumai
    02 Akibat Banjir Jalan Pemda Ujung BTN Lama Di Tutup Warga karena Takut Merusak Rumah Mereka
    03 Dinas PUPR Siapkan Bahan Ekspos Untuk Presentase
    04 Gerakan Sinergi Reforma Agraria Miliki Nilai Positif
    05 Polres Dumai Raih Penghargaan Optimalisasi Operasi Tertib Ramadan
    06 Bupati Kasmarni Harap Kepala Sekolah Fokus dan Optimalkan Kinerja Demi Kemajuan Pendidikan
    07 Pilkada, Dinkes Siap Fasilitasi Pelayanan Kesehatan KPU Bengkalis
    08 Ketua LPTQ Kabupaten Kampar Berharap Bisa Juara
    09 Plh Sekda Kampar Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat Pandau Permai Siak Hulu.
    10 SUV Tabrak Truk di Tol Permai, Tiga Orang Tewas
    11 Pj Wali Kota Pekanbaru Terus Ingatkan PUPR Percepat Perbaiki Jalan Rusak
    12 Disperindag Pekanbaru Sebut 6 SPBU Aman dari Kecurangan
    13 Kepala Puskesmas Diingatkan Serius Jalankan Program Doctor On Call
    14 Tak Mampu Atasi Banjir Hingga Bupati Kesal Dan Perintahkan Kembali Agar Lebih Serius Kepada Tim Satg
    15 Paripurna DPRD Setujui Dua Ranperda Jadi Perda Dari Tiga Ranperda Yang Diusulkan
    16 Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Ke - 42 Tahun 2024.Resmi Dibuka Pj.Gubernur Riau dan Walikota Du
    17 Paripurna DPRD, Plh. Sekda Kampar Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2023.
    18 H. Zukri SE Dan Wakil Bupati Nasaruddin. SH. MH Lakukan Halal Bi Halal Usai Apel
    19 Pelaku Penikaman di Riau Terancam Hukuman Pidana Seumur Hidup
    20 Terduga Mafia Tanah di Siak – Riau Diduga Permainkan Proses Mediasi yang Dilakukan oleh Polisi
    21 Bupati Kasmarni dan 2500 Warga Bengkalis Ikuti Pawai Ta'aruf MTQ Riau di Dumai
    22 Bupati Kasmarni Sampaikan Sejumlah Informasi Pembangunan Termasuk Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Riau | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © MEDIA ONLINE - RIAUMONITOR.COM | INFORMASI UNTUK KEBENARAN